Home / Umum / Wiji Thukul

Wiji Thukul

Sebagai seorang aktivis dan seniman rakyat, Wiji Thukul memang dengan tepat menggambarkan keterwakilan kelas sosialnya. Pilihan untuk kemudian bergabung bersama buruh, dan kaum miskin lainnya dalam sebuah semangat yang semakin menguat, bahwa segala bentuk kemiskinan itu bukanlah semata-mata hadiah dari kekuasaan Tuhan, akan tetapi peluang dan kesempatan itu telah dilahap oleh kekuasaan politik dan modal. Thukul, yang memang lahir dari bagian mereka yang terdepak keras oleh arus alienasi sistem bernegara itu, sadar benar bahwa sebuah perubahan dan perlawanan musti dimulai. Tampaknya, dia sama sekali tidak peduli apakah itu dimulai dari kedahsyatan ekspresi perlawanan dalam sebuah puisi, atau dia memang memilih bergerak secara fisik dalam gelora gerakan rakyat. 

Dikutip dari Esai Munir tentang Wiji Thukul

About sulton lubis

Check Also

KARENA KITA INDONESIA!

KAMI INDONESIA Saudaraku, saya Indonesia. Bukan karena pilihanku, tapi itu takdirku. Saya cina…Saya pribumi…Saya muslim…Saya Nasrani…Saya punya agama Saya Indonesia. Coba buka lembaran sejarahmu Carikan saya fakta kalau kita tidak majemuk! Kehadiranku, tidak pernah untuk mengancammu Tanah ini diijinkan untuk diinjak oleh perbedaan Perbedaan budaya…Perbedaan warna kulit…Perbedaan kepercayaan Jadi, jangan rekat aku dengan paksa, tapi terima aku dengan rasa. Saya menolak untuk diamkan ketidakadilan yang dibiasakan! Perlakuan yang dibedakan!…Itu tidak pernah dibenarkan. Seolah menyalahkan sang pencipta perbedaan. Tunjukkan mukamu! Wahai individu-individu congkak  …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *