Home / Umum / Puisi Satu, Untuk yang Banyak

Puisi Satu, Untuk yang Banyak

Satu…
Satu-satunya satu yang satu
Satu-satunya satu yang mutlak, selainnya banyak
Satu-satunya satu yang tak kan pernah menjadi banyak
Satu-satunya satu yang tak kan pernah membutuhkan yang banyak

Satu…
Satu yang satu
Yang satu hanya Tuhan
Yang banyak ciptaan Tuhan
Tuhan yang satu adalah keniscayaan
Selainya, banyak adalah keberkahan
Adakah ketidak Satu-anNya?
Adakah yang dapat menyamaiNya?

Satu…
Yang Satu hanya Tuhan
Tuhan Yang Maha kasih sayang
Adakah ketidak kasih sayang-anNya?
Lihatlah manusia Dia ciptakan berbeda-beda

Tidak ada kejenuhan, tidak ada kebingungan
Kulit putih, kulit hitam, sawo matang
Hidung mancung, hidung pesek, hidung sedang
Semua tercipta karna kasih sayang Tuhan

Satu…
Yang satu hanya Tuhan
Tuhan Yang Maha Pengasih
Adakah ketidak kasih-an Nya?
Lihatla para pendosa, Ia beri kesempatan untuk kembali pada-Nya

Satu…
Yang Satu hanya Tuhan
Tuhan Yang Maha Pemurah
Adakah ketidak pemhurah-an Nya?
Lihatlah manusia, tumbuhan, hewan Ia beri kehidupan tanpa bayaran

Satu…
Yang satu hanya Tuhan
Tuhan Yang Maha Toleran
Adakah paksaan?
Adakah paksaan untuk mengikutiNya?

Satu…
Yang satu hanya Tuhan
Tuhan Yang Maha segalanya
Maha pengasih, penyayang dan toleran

Manusia bukan Maha segalanya
Tapi ia tercipta dari Maha segalanya
Manusia bukan Maha pengasih
Tapi ia tercipta dari Maha pengasih
Manusia bukan Maha Penyayang
Tapi ia tercipta dari Maha penyayang
Akankah sang Pencipta tidak memercikkan sifat ke Maha-anNya?
Akankah Sang Pencipta membiarkan ciptaanNya?
Lihatlah firman Tuhan
Lihatlah penyampai pesan Tuhan
Akankah kita menutupi telinga, mata dan hati untuk jauh dari peaan Tuhan?
Maka, binasalah ciptaan ketika tak mendengar pencipta
Maka enyahlah dari bumi yang Ia fasilitasi ketika kita tak bergerak mengikuti pesan kasih sayang dari Sang Satu-satunya satu Yang Satu.

(Pic: detiklife.com)

About sulton lubis

Check Also

Soekarno cinta budaya Indonesia

Sejak kecil, Soekarno sangat menyukai cerita wayang. Dia hapal banyak cerita wayang sejak kecil. Saat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *