Home / Berita / London yang Islami: Penuh Cinta, Keadilan dan Kebebasan Beragama

London yang Islami: Penuh Cinta, Keadilan dan Kebebasan Beragama

Maulana Rizvi

Dalam sebuah artikel, seorang akademisi muslim, Maulana Syed Ali Raza Rizvi mengatakan bahwa saat ini London lebih terlihat islami dibanding negara-negara yang masyarakatnya beragama islam. Alasannya adalah bahwa Islam merupakan agama yang penuh cinta dan penegakan keadilan, dan itu terwujud di London. berikut kutipannya dalam bahasa Inggris:
“He says this is because Islam is all about love and justice and so is London, but let’s get real: when have we ever seen Islam being all about love and justice, anywhere in the world or anytime in history? Still, Rizvi is right: London is “more Islamic” than some Muslim countries. In London, the government actively encourages the practice of Islam, whereas in many Muslim countries the governments are repressive.”
Di London sendiri pemerintah secara aktif mendorong penerapan nilai-nilai Islam, di mana pada banyak negara mayoritas Islam pemerintahnya justru bertindak represif.
Rizvi yang terlahir di Pakistan dan pernah mengenyam pendidikan di Republik Islam Iran ini juga mengatakan bahwa dia merasakan kehidupan yang lebih Islami di negeri Britania tersebut dibanding di negara lain karena kebebasan  beribadah dan suasana multikultural. Saat berada di Inggris beberapa waktu lalu dia bahkan pernah berbicara di samping pemimpin gereja Katolik, Vincent Nichols, lalu bersama kepala biara Ephraim Mirvis di kuliah tahunan Benedict XVI yang merupakan acara diskusi antar-agama. Mereka bertiga mendiskusikan bagaimana kelompok masing-masing memiliki jalan yang berbeda-beda dan mencoba hidup sebagai kelompok minoritas yang kreatif.
Ia melanjutkan bahwa tidak seperti kelompok Yahudi dan Nasrani, Muslim di sana merupakan komunitas yang baru dan musti banyak belajar banyak hal terkait keberadaan mereka dalam masyarakat. di London ia merasakan hidup penuh kedamaian dan harmonis, saling menghargai dan mencintai sesama, berbeda dengan negara lain yang pemerintahnya gagal untuk menciptakan suasana seperti itu.
“There are many different communities living together in peace and harmony, giving respect to the others and loving others and that is what Islam is all about – and unfortunately [much] of the Muslim political leadership has failed to provide that.”
Sumber: http://pamelageller.com/

About sulton lubis

Check Also

Falsafah ‘Satu Tungku Tiga Batu’ Masyarakat Papua

Pernahkah kalian mendengar kalimat ‘Satu Tungku Tiga Batu’? Kalimat dia atas merupakan falsafah yang terlahir …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *